Rabu, 25 Januari 2017

Dear Sirius

Hai para pembaca diluaran sana
   Kali ini gue mau menuangkan isi hati ,pikiran ,jiwa dan raga gue disini(maaf agak lebay ya).yaitu berupa kata kata baper ,bermakna sakral,bisa bikin lo pada merasakan sensasi berbagai macam rasa es krim.
Udah ah gue terlalu banyak ngomel
Ini dia akhir dari segala penantian lo semua....***

        KATA KATA CURHAT SIRIUS

SIRIUS 1
                      Hitam Putih

Rasa yang telah lama terpendam
Dan bersusah payah disimpan
Tiba tiba bergejolak menggebu
Seolah ingin keluar persembunyian
Ingin semua orang mengetahuinya
Terutama Dia si penyebab rasa itu muncul
Cinta tulus dariku
Kini entah kenapa
Merasa begitu berambisi
Ingin memilikinya
Ingin merasakanya
Ingin menjadi nyata
Mungkin ada waktunya sebuah rasa
Lelah untuk menunggu dengan diam
Ada kala hati ingin kemenangan
Berharap hal baru yang menyenangkan
Ataupun kebiasaan yang menjadi istimewa
 
                     P-----***-----K

SIRIUS 2
       
                        Abu Abu

Cinta itu begitu abu abu
Aku kamu tak terlihat
Seperti keras kepalanya batu
Keegoisan disetiap ambisi
Kemustahilan dari gengsi

Kutub yang sama saling beradu
Tapi ada satu kekuataan
Energi cinta sejati
Melemahkan segala jarak dan gaya
Menghidupkan dua hati terkunci

                 P----***----K

SIRIUS 3
                       Walaupun

Aku tak pernah berkata cinta
Bahkan memujimu enggan
Bibir sangat berat menyapamu
Tak ada sedetikpun keberanian
Untuk sekedar memperjuangkanmu

Walaupun aku hanya diam diam
Memperhatikanmu dan peduli padamu
Tapi kepedulian ini sangat menyiksa
Karna ia ingin sekali ditunjukan
Sayangnya aku tak bisa lakukan itu

Aku bodoh hanya bisa begini
Berkata kasar seolah musuhmu
Cuek seolah tak peduli padamu
Tak berani menatap seolah membencimu

Mungkin selama ini aku
Menyebut nama orang lain
Memuji orang lain
Semua itu aku lakukan dihadapanmu
Tapi semua itu hanya kepalsuan

                    P---***---K

SIRIUS 4
                    Sebenarnya

Kamu selalu ada disetiap doaku
Aku tak segan untuk memujimu
Bahkan dalam setiap kekuranganmu
Tak ada ruang sedikitpun
Untuk orang lain dihatiku

Aku sangat mencintaimu
Entahkah kau tau itu
Aku tak pernah melupakan
Sedetikpun kebersamaan kita
Dari awal hingga detik ini

Disetiap kekasaran dan kecuekanku
Ada ketakutan tersendiri
Untuk menyakiti hatimu
Tapi aku hanya ingin
Tak ada yang mengetahui
Aku begitu sangat mencintaimu

Mungkin begitu banyak
Nama orang lain itu
Tapi tak berarti apa apa
Itu hanya setetes air
Disamudra luas
Samudra cintaku padumu

                    P---***---K

SIRIUS 5
                 Persahabatan

Aku sedang di ambang batas
Antara bertahan dan pergi
Tak ada masalah yang jelas
Tak ada pilihan yang pasti

Ternyata ada suatu masa
Disaat kita tak lagi sama
Takdir sudah berubah
Disana  saatnya kita dewasa

Perlahan tapi pasti
Akhirnya terungkap
Kenyataan sebenarnya
Berlapang dadalah

Hati ini terasa hampa
Kehilangan arah tujuan
Mencari pelabuhan rasa
Yang dulu selalu bersama

Hal baru datang dengan cepat
Membawq perubahan besar
Hingga aku mampu bertahan
Badai dan hujan telah usai
Tinggal kenangan yang bergelombang

                       P---***---K

SIRIUS 6
                    Kepercayaan

Sesuatu yang sangat mahal
Tak ternilai dengan uang
Hanya dapat dirasakan
Pengaruh keajaibannya

Hanya dimiliki orang tertentu
Dengan hati suci dan tulus
Tanpa pamrih dan penyakit
Lebih berarti dari kekayaan

Kepercayaan bisa kejam
Karena sebuah pengkhianatan
Menghancurkan dan memusnahkan
Segala kebaikan yang ada didunia

Kekecewaan atas kenyataan
Yang tak bisa diubah
Hanya dapat dihadang
Bertahan dikondisi terburuk

Murninya kekuataan itu
Mengalahkan dewa kematian
Memenangkan kebaikan
Menyatukan cinta sejati

                     P---***---K

SIRIUS 7
                   Untuk Apa  

Tetaplah tersenyum
Walau tak sanggup
Menghadapi kenyataan
Terpapar di depan mata

Ternyata semua tak lagi sama
Tawa sudah berbeda
Cerita sudah berbeda
Semua tak lagi sama

Tak ada tindakan
Hanya bisa menunggu
Waktu berpihak pada kita
Tapi takdir tak bergerak

Bahkan hanya untuk menyapa
Takdir tak mengizinkan
Mungkin waktunya sudah  habis

By: Maysyarah Ardiana

Tidak ada komentar:

Posting Komentar